Teknik paku pada buah mangga

Kenapa mangga susah berbuah?

pertanian pohon mangga

Kenapa mangga susah berbuah?

Menanam pohon mangga sudah tidak asing terdengar, tidak segampang kelihatannya, namun tidak sesulit yang dibayangkan. Nah, jika demikian sebenarnya apakah menanam pohon mangga dikatakan susah atau gampang? Hal itu relatif mengingat ada hal-hal yang memang harus diperhatikan ketika kita ingin menanam pohon mangga. Ada yang menanam pohon mangga dan mendapatkan hasil yang didambakan (pohon mangga berbuah lebat), namun ada yang hasilnya tidak sesuai keinginan. Nah, kenapa mangga susah berbuah? Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan ketika ingin menanam pohon ini.

-          Pohon mangga baik ditanam di tanah dengan tingkat kelembaban sedang, tanah dengan tingakt kelembaban tinggi hanya akan mempercepat produksi daun namun tanpa pertumbuhan buah. Sebaliknya jika ditanam di tanah dengan tingkat kelembaban rendah, akan lebih banyak muncul bunga, namun jika kadar air tidak diperhatikan, maka bunga tersebut tidak akan membentuk bakal buah, jadi harus diperhatikan pengairannya.

-          Ketika akan menanam pohon mangga, disarankan untuk membeli cangkokannya. Kenapa? Karena hasil cangkokan tersebut diharapkan mendapat sifat-sifat bawaan dari pohon sebelumnya.

-          Jika anda memiliki beberapa pohon yang ditanam di pekarangan yang sama, perhatikan jarang antar masing-masing tanaman, karena hal itu akan mempengaruhi masukan air yang akan diserap oleh tumbuhan.

-          Perhatikan pula tentang penyinaran. Pohon mangga memerlukan sinar matahari yang cukup.

-          Keluarkan getah dari pohon mangga. Caranya? Gurat pohon mangga tersebut dengan pisau, arang, atau lainnya. Ada baiknya untuk membuat guratan pada pohon mangga ketika musim buah mangga telah tiba.

-          Lakukan pemupukan untuk merangsang tumbuh kembang bunga dan menjaga ketika telah terbentuk bakal buah , bakal buah tersebut tidak mudah rontok.

-          Tanam paku pada batang dan cabang. Dengan menanam paku pada batang dan cabang, maka akan menghambat peresapan makanan oleh daun, tapi  akan digunakan untuk pembentukan bunga dan buah.

-          Pangkas daun-daun yang tidak produktif. Pemangkasan daun ini juga berfungsi untuk peresapan makanan dari tanah agar lebih digunakan untuk proses pembentukan bunga dan buah.

Produk Kami :

Mengenal Plastik Polybag

Mengenal Plastik Polybag

polybag

Plastik polybag dalam dunia pertanian dan perkebunan sudah hal yang tidak asing, namun demikian masih banyak yang kurang paham akan pengertian dan keuntungan dari penggunaan plastik polybag ini. Melalui penjelasan singkat berikut, diharapkan akan menambah wawasan pembaca di segala kalangan.

Plastik polybag adalah plastik berwarna hitam yang terdapat lubang-lubang di sisinya dan terdiri dari beberapa ukuran sesuai dengan kebutuhan masing-masing petani atau orang yang akan membudidayakan tanamannya atau hanya sekadar untuk persemaian.

kokker polybag

Beberapa tanaman berumur pendek dapat ditanam menggunakan polybag, misalnya cabai, tomat, melon, dan hasil yang didapatkan dari penanaman menggunakan polybag ini juga sama dengan penanaman di lahan, selama tentu saja pemberian nutrisinya pas. Pemberian nutrisi itu sendiri sangat bergantung pada ukuran polybag dan jenis tanaman yang sedang dibudidayakan.

Beberapa hal yang menguntungkan penanam jika menggunakan polybag adalah :

  • Awet (tahan lama), bentuknya seragam, dapat diperoleh dengan harga murah, dan banyak tersedia di toko plastik.
  • Karena tidak membutuhkan lahan, jadi penggunaan polybag sangat menghemat tempat. Bisa diletakkan di teras rumah atau pula di halaman rumah.
  • Satu tanaman diletakkan dalam satu polybag, hal ini menyebabkan petani mudah dalam mengontrol tanaman-tanamannya dari penyakit.
  • Pemberian nutrisi dapat langsung diserap oleh akar.
  • Karena tidak ditanam di tanah, maka penanaman menggunakan polybag dapat dilakukan di segala musim. Cukup menyesuaikan dengan media tanam yang digunakan dan dikomposisi dengan nutrisi yang diperlukan oleh tanaman.
  • Dapat ditambahkan pupuk kandang sesuai dengan kebutuhan nutrisi tanaman.
  • Tanaman yang ditanam di polybag dapat dengan mudah dipindahkan ke lahan.

 

  • polibag pertanian

Kenapa mangga susah berbuah?

pertanian pohon mangga

Kenapa mangga susah berbuah?

Menanam pohon mangga sudah tidak asing terdengar, tidak segampang kelihatannya, namun tidak sesulit yang dibayangkan. Nah, jika demikian sebenarnya apakah menanam pohon mangga dikatakan susah atau gampang? Hal itu relatif mengingat ada hal-hal yang memang harus diperhatikan ketika kita ingin menanam pohon mangga. Ada yang menanam pohon mangga dan mendapatkan hasil yang didambakan (pohon mangga berbuah lebat), namun ada yang hasilnya tidak sesuai keinginan. Nah, kenapa mangga susah berbuah? Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan ketika ingin menanam pohon ini.

-          Pohon mangga baik ditanam di tanah dengan tingkat kelembaban sedang, tanah dengan tingakt kelembaban tinggi hanya akan mempercepat produksi daun namun tanpa pertumbuhan buah. Sebaliknya jika ditanam di tanah dengan tingkat kelembaban rendah, akan lebih banyak muncul bunga, namun jika kadar air tidak diperhatikan, maka bunga tersebut tidak akan membentuk bakal buah, jadi harus diperhatikan pengairannya.

-          Ketika akan menanam pohon mangga, disarankan untuk membeli cangkokannya. Kenapa? Karena hasil cangkokan tersebut diharapkan mendapat sifat-sifat bawaan dari pohon sebelumnya.

-          Jika anda memiliki beberapa pohon yang ditanam di pekarangan yang sama, perhatikan jarang antar masing-masing tanaman, karena hal itu akan mempengaruhi masukan air yang akan diserap oleh tumbuhan.

-          Perhatikan pula tentang penyinaran. Pohon mangga memerlukan sinar matahari yang cukup.

-          Keluarkan getah dari pohon mangga. Caranya? Gurat pohon mangga tersebut dengan pisau, arang, atau lainnya. Ada baiknya untuk membuat guratan pada pohon mangga ketika musim buah mangga telah tiba.

-          Lakukan pemupukan untuk merangsang tumbuh kembang bunga dan menjaga ketika telah terbentuk bakal buah , bakal buah tersebut tidak mudah rontok.

-          Tanam paku pada batang dan cabang. Dengan menanam paku pada batang dan cabang, maka akan menghambat peresapan makanan oleh daun, tapi  akan digunakan untuk pembentukan bunga dan buah.

-          Pangkas daun-daun yang tidak produktif. Pemangkasan daun ini juga berfungsi untuk peresapan makanan dari tanah agar lebih digunakan untuk proses pembentukan bunga dan buah.

Produk Kami :

Jual Polybag Kokker wilayah Toli-toli Sulawesi Tengah

harga polybag murah

Dijual Pololibag ukuran 9cm x 14 cm

wilayah Kota Toli-toli dan sekitarnya

Sulawesi Tengah.

silahkan hubungi 081-703740-900 untuk info detail.

Terima kasih

No. Kabupaten/Kota Ibu kota
1 Kabupaten Banggai Luwuk
2 Kabupaten Banggai Kepulauan Banggai
3 Kabupaten Buol Buol
4 Kabupaten Donggala Donggala
5 Kabupaten Morowali Bungku
6 Kabupaten Parigi Moutong Parigi
7 Kabupaten Poso Poso
8 Kabupaten Tojo Una-Una Ampana
9 Kabupaten Toli-Toli Toli-Toli
10 Kabupaten Sigi Bora
11 Kota Palu -

Apakah Plastik Mulsa itu?

plastik mulsa adalah

Tentunya plastik mulsa adalah sudah bukan istilah baru bagi para petani. Namun, banyak juga yang tidak terlalu mengetahui tentang pengertian plastik mulsa lebih jauh.

Plastik mulsa adalah plastik yang memiliki warna tertentu, ada pula yang transparan, digunakan oleh petani, yang bertujuan untuk menjaga kelembaban tanah, serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit pada tanaman.  Sebenarnya mulsa sendiri terdiri dari dua jenis jika ditinjau dari bahannya, yaitu mulsa organik dan mulsa anorganik. Mulsa yang terbuat dari plastik merupakan mulsa anorganik. Sedangkan mulsa organik biasanya terbuat dari alang-alang atau jerami yang kering.

warna plastik mulsa

Pengaruh warna pada plastik mulsa

  • Warna silver pada plastik mulsa silver hitam dapat membantu proses fotosintesis pada tanaman dengan lebih cepat. Selain itu, dapat menekan pertumbuhan kutu. Sedangkan warna hitamnya dapat menjaga suhu dalam tanah agar tetap stabil walaupun sinar matahari sedang terik.
  • Warna hitam pada mulsa digunakan untuk menekan pertumbuhan gulma atau rumput liar.
  • Plastik mulsa transparan digunakan pada tanah untuk mengurangi gulma melalui solarisation. Cocok digunakan pada tanaman yang ditanam pada dataran rendah.
  • Plastik mulsa yang berwarna hitam dapat menyimpan banyak garam di tanah, sedangkan plastik mulsa yang tebal dapat mengurangi perpindahan air dan garam. Bisa diterapkan untuk budidaya bawang dan asparagus di dataran tinggi. Cocok untuk budidaya semangka hibrida, cabai hibrida, dan terung-terungan.
  • Plastik mulsa putih dapat menurunkan suhu tanah dan dapat menambah jumlah sinar matahari yang diterima oleh tanaman sehingga dapat membantu proses fotosintesis. Sangat cocok bila digunakan untuk penanaman semangka, melom, cabai hibrida juga terung-terungan.

jual mulsa siap kirim

Keuntungan penggunaan plastik mulsa adalah:

  • Pada musim kemarau, penggunaan plastik mulsa dapat menekan penguapan sehingga tidak perlu terlalu sering diairi.
  • Buah atau tanaman tumbuh di atas plastik mulsa, dan hal itu memberikan keuntungan tanaman tersebut tidak mudah busuk.
  • Karena tertutup, maka kelembaban tanah tetap terjaga. Penggunaan plastik mulsa juga menjaga tanah agar tetap gembur dan suhunya stabil.
  • Dapat meningkatkan kehidupan organisme di dalam tanah.

mulsa hitam

Membudidayakan Mahkota Dewa

mahkota dewa

Mahkota dewa merupakan tanaman populer, karena selain digunakan sebagai tanaman hias, mahkota dewa ternyata banyak memberikan manfaat untuk kesehatan manusia, misalkan mengobati alergi, kanker, asam urat, dll. Karena itulah, sangat menggiurkan bagi para petani untuk mulai melirik bisnis budidaya tanaman mahkota dewa.

 

bibit mahkota dewa

Pemilihan Bibit

Untuk cara vegetatif, pilihlah pohon yang hendak dicangkok, jangan lupa untuk memperhatikan tempilan pohon, intensitasnya dalam berbuah dan lain lain.

Untuk cara generatif, seleksilah bibit-bibit yang akan digunakan dengan seksama agar memberikan hasil yang maksimal yaitu memiliki produktifitas yang baik.

Pengolahan Tanah, Penanaman, Pemupukan

Sebelum Anda menanam bibit, cek dan amati kesuburan tanah, bisa dengan menggemburkan tanah. Perhatikan pula lubang tanam karena penting untuk membiarkan lubang tanam dalam keadaan terbuka sekitar seminggu agar udara luar dan sinar matahari dapat masuk.

Jika bibit dan medium tanam sudah siap, persiapkan proses penanaman. Setelah penanaman, berikutnya adalah pemeliharaan seperti pemupukan, penyiraman, serta penyiangan dari gulma dan pembasmian hama.

Penyiraman, Pemupukan, Penyiangan

Pupuk yang dianjurkan adalah pupuk organik berbahan alami karena tentunya mahkota dewa digunakan sebagai obat herbal. Pupuk anorganik yang memiliki kandungan kimia akan mempengaruhi kualitas mahkota dewa sebagai obat herbal.

Selanjutnya adalah proses penyiraman. Penting untuk diperhatikan karena mahkota dewa merupakan tanaman yang konsumsi airnya terbilang cukup tinggi.

Penyiangan tak kalah penting untuk dilakukan secara frekuentif. Penyiangan berfungsi untuk melawan gulma sepanjang tahun. Hama yang sering menyerang mahkota dewa yaitu belalang, ulat buah, dan kutu putih. Untuk mengusirnya, gunakanlah pestisida organik.

Panen

Masa panen. Tanaman ini dikatakan siap panen jika buahnya berwarna merah terang dan baunya manis seperti gula pasir. Lakukan proses penyortiran, pencucian, pemotongan daging buah, pengeringan dan lain-lain untuk meningkatkan daya jualnya.

 

Sumber :

http://tentangmahkotadewa.blogspot.com/2012/09/budidaya-tanaman-mahkota-dewa.html

Penyakit dan hama pada Tanaman

ulat daun

Ilmu tentang tanaman sangat luas untuk dipelajari, mulai dari cara pembibitan, pembudidayaan sampai pada masalah penyakit dan hama yang kerapkali menghantui petani. Ilmu yang mempelajari penyakit tanaman disebut fitopatologi yaitu ilmu yang mempelajari proses berkembangnya penyakit-penyakit pada tanaman dan cara penanggulangannya.

Penyakit pada tanaman tentunya ada yang berbahaya dan ada yang tidak, misalkan saja hama jabon yang memiliki peran penting dalam menurunkan kualitas tanaman pada waktu jadwal panen tiba, parahnya lagi ada beberapa jenis parasit yang memiliki efek kematian pada tanaman.

Bermacam-macam penyakit pada tanaman tentu saja memiliki perlakuan yang berbeda cara mengantisipasinya dan cara mengobatinya. Berikut beberapa jenis penyakit dan hama pada tumbuhan :

bercak daun

  • Bercak Daun

Ciri : muncul bercak jaringan mati pada  daun, berwarna kuning kecoklatan berbentuk bulat, lonjong atau tidak beraturan.

 

  • Keriting Daun

Ciri : daun terlihat keriting/menggulung dan terdapat bercak.

 

  • Busuk akar (root rot)

Ciri : tanaman layu dan mati secara cepat, warna daun berubah menjadi kuning , pertumbuhan tanaman kerdil, dan daun rontok sebelum waktunya

akar busuk

 

  • Cacar Daun

Ciri : terdapat bintik yang menonjol di permukaan daun yang warnanya coklat kehitaman dan muncul bercak kuning terang di daun, daun menjadi berlekuk dan bertekstur keras.

 

  • Rebah kecambah (damping off)

Ciri : pre emergence damping off, patogen menyerang benih tanaman sebelum benih muncul ke permukaan tanah.

 

  • Layu pembuluh

Ciri : patogen menyerang pembuluh xylem tanaman, yang menyebabkan tanaman kehilangan turgor dan layu. Pada waktu dibelah, terlihat kecoklatan pada pembuluh di dalam batang

 

  • Embun bulu (downy mildew)

Ciri : jika kelembaban yang dibutuhkan pas, cendawan ini tumbuh seperti bulu putih berwarna keabu-abuan, yang terdiri dari tangkai spora dan spora.

 

  • Embun tepung (powdery mildew)

Ciri : dimulai dengan adanya tepung putih pada daun terbawah dari tanaman, dimana daun yang terserang warnanya berubah menjadi kuning, coklat dan mengering. Lalu menular pada daun lainnya sehingga menyebabkan kematian.

 

 

Sumber :

http://duniatanaman.com/jenis-penyakit-tanaman.html

http://carapedia.com/macam_macam_penyakit_pada_tumbuhan_info1982.html

http://pakarinfo.blogspot.com/2012/01/jenis-jenis-hama-penyakit-pada-tanaman.html

Cara membudidayakan tanaman Anggrek (Tahap 2)

budidaya anggrek-a

Ada beberapa tahapan awal yang perlu diperhatikan ketika ingin membudidayakan anggrek, yaitu adalah mengenai karakter tumbuhannya. Iklim, media tanam, dan ketinggian tempat merupakan hal yang perlu dipersiapkan menjelang menbudidayakan tanaman anggrek.

 Iklim

  • Pertumbuhan anggrek tidak dipengaruhi curah hujan dan angin, namun sangat membutuhkan sinar matahari yang intensitasnya berbeda-beda tergantung pada jenis anggrek.
  • Tanam anggrek di daerah yang bersuhu minumum 12,7 derajat, bahkan pada waktu malam hari.
  • Tidak cocok dalam suasana basah terus menerus, namun menyukai kelembaban udara di siang hari 65-70 %.

Media Tanam

Dibedakan berdasarkan jenis-jenis anggrek, yaitu :

  1. Anggrek Ephytis dan Semi Ephytis.
  • Serat Pakis yang telah digodok.
  • Kulit kayu yang dibuang getahnya.
  • Serabut kelapa yang telah direndam air selama 2 minggu.
  • Ijuk.
  • Potongan batang pohon enau.
  • Arang kayu .
  • Pecahan genting/batu bata.
  • Bahan-bahan dipotong menurut ukuran besar tanaman dan akarnya. Untuk anggrek Semi Epirit yang akarnya menempel pada media untuk mencari makanan, perlu diberi makanan tambahan seperti kompos, pupuk kandang/daun-daunan.

Anggrek Terrestria

  1. Anggrek Terrestria (Jenis ini hidup di tanah)
    • Tambahkan pupuk kompos, sekam, pupuk kandang, darah binatang, serat pakis dan lainnya.
  2. Anggrek semi Terrestria :
    • Pecahan genteng yang agak besar, ditambah pupuk kandang sekam/serutan kayu. Dipakai media pecahan genting, serabut kayu, serat pakis dan lainnya.

Ketinggian Tempat

Ketinggian tempat untuk membudidayakan anggrek ini dapat dibedakan menjadi 3, yaitu:

  1. Anggrek panas (ketinggian 0-650 m dpl) :
    • Suhu udara 26-30 derajat C di siang hari, 21 derajat C di malam hari, dengan daerah ketinggian 0-650 meter dpl.
  2. Anggrek sedang (ketinggian 150-1500 m dpl) :
    • Suhu udara di siang hari 21 derajat C dan 15–21 derajat C di malam hari, dengan ketinggian 150-1500 m dpl.
  3. Anggrek dingin (lebih dari 1500 m dpl) :
    • Suhu udara 15-21 derajat C di siang hari dan 9–15 derajat C di  malam hari, dengan ketinggian = 1500 m dpl.

 

Sumber :

http://www.gerbangpertanian.com/2011/12/rahasia-sukses-budidaya-anggrek.html

http://binaukm.com/2011/01/teknik-dan-cara-budidaya-anggrek/

Plastik Polibag - Paranet - Mulsa - Mika MKP